Home » Activities

Pentingnya Menguasai Grammar dalam Bahasa Inggris

Fri, 24 Apr 2015 by P2SIP
Grammar menjadi sangat penting untuk orang yang belajar Bahasa Inggris. Sebab, sering kali orang mengabaikan grammar karena prinsipnya bisa berbicara dengan Bahasa Inggris dan dipahami oleh orang lain dalam situasi nonformal.

Meski demikian, menguasai Grammar sangat penting baik dalam suasana formal maupun non formal. Penguasaan Grammar itu tidak bisa dinomorduakan bagi orang yang ingin belajar Bahasa Inggris dengan benar.

“Belajar grammar sangat penting untuk orang yang belajar Bahasa Inggris,” kata Helena Indyah Ratna Agustien, PhD saat menjadi pembicara tunggal dalam Workshop Bahasa Inggris di Ruang Ki Sarino Mangunpranoto, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta, Jumat (24/4/2015).

Helena mengajak calon guru dan pengajar untuk mulai mengenalkan finite (dibaca fainait) untuk verb/kata kerja. Hadir dalam kesempatan itu sekira 200 peserta mulai dari guru berbagai sekolah setingkat SLTA dan SLTP, para dosen Bahasa Inggris, mahasiswa semester VII Jurusan Bahasa Inggris UST Yogyakarta, hingga civitas akademi di berbagai universitas yang ada di Yogyakarta.

“Penting mengajarkan grammar lagi walaupun tidak dengan cara eksplisit tapi dengan kontext,” imbuh Helene yang juga mengajar di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (Unnes), Jawa Tengah itu.

Penerima Australia Awards Scholarship tahun 1997 ini memberi contoh grammar yang benar, misalnya siswa/mahasiswa yang terlambat masuk kelas. Jika grammar tidak benar, maka jawaban anak pelajar/ mahasiswa tidak sesuai kehendak guru/dosen yang memberi pertanyaan.

Seperti ada guru/dosen bertanya, Where are you from? (kamu berasal dari mana ?) Jawabnya murid bisa saja tak sesuai konteks yang dimaksud. Pelajar bisa saja menjawab, saya berasal dari Semarang, Yogya atau tempat lain.

Seharusnya, kata Helena, pertanyaan yang ditujukan sesuai grammar, “Where have you been ? (Kamu dari mana?) Maksudnya, sangat jelas, kamu dari mana saja kok telat. Itulah pentingnya kembali memahami grammar,” jelasnya.

Acara yang dimoderatori Ima Widyastuti, MA TESOL (Master of Arts in Tesol and Foreign Language Teaching) Universitas Camberra, Australia itu cukup antusias. Beberapa guru dan dosen cukup aktraktif menanyakan dengan bahasa Inggris.

“Apa yang disampaikan Bu Helena sangat menarik karena kita akan paham apa konteks pembicaraan yang sedang berlangsung,” kata Ima yang juga menjadi dosen Bahasa Inggris UST Yogyakarta ini.

Di akhir acara, Helena kembali mengajak calon guru/dosen Bahasa Inggris atau siswa/mahasiswa yang belajar Bahasa Inggris untuk kembali memahami grammar. “Let’s go back to grammar (mari kembali ke grammar),” tutup Helena.

Kepala Prodi Bahasa Inggris UST Yogyakarta, Hasti Robiasih menyebut kegiatan ini untuk memberikan pemahaman terkait pembelajaran Bahasa Inggris yang benar. “Peserta tak hanya dari UST, tapi umum untuk dosen dan mahasiswa yang ingin memahami Bahasa Inggris,” tandasnya.


Sumber: Okezone.com

(fan)

Activities »

News »

Headlines »

Research »

Job Vacancies »

Quick Links »